0


Tradisi meniup terompet ini pada mulanya merupakan cara orang-orang kuno untuk mengusir setan. Orang-orang Yahudi belakangan melakukan hal itu sebagai kegiatan ritual yang dimaknai sebagai gambaran ketika Tuhan menghancurkan dunia. Mereka melakukan ritual meniup terompet ini pada waktu perayaan tahun baru Yahudi, Rosh Hashanah, yang berarti “Hari Raya Terompet”, yang biasa jatuh pada bulan September atau Oktober.

Bentuk terompet yang melengkung melambangkan tanduk domba yang dikorbankan dalam peristiwa pengorbanan Isaac (Nabi Ishaq dalam tradisi Muslim). Hal ini sangat berbeda dengan ajaran Islam yang menetapkan bahwa Nabi Ismail-lah, saudara Nabi Ishaq, yang diminta Allah untuk dikorbankan.

Bunyi terompet yang bersahut-sahutan biasanya belum lengkap jika tidak diikuti dengan pesta petasan dan kembang api. Sebagaimana membunyikan trompet, tradisi ini merupakan ritual untuk mengusir setan di dalam tradisi bangsa Cina. Selain itu, petasan juga dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan.

Tidak seperti tradisi dalam agama dan kebudayaan lain, Islam tidak pernah menjadikan tahun baru sebagai sebuah hari raya, termasuk tahun baru Hijriah sekalipun.

Meski di Indonesia, tahun baru Hijriah merupakan hari libur nasional, tetapi kedudukannya tetaplah bukan hari raya. Jika Islam sendiri tidak pernah merayakan tahun baru, maka mengapa umat Islam turut pula merayakan perayaan yang sebenarnya merupakan tradisi agama-agama lain?

Bukankah Nabi shallallahu alaihi wasallam. telah mengingatkan bahwa mereka yang ikut-ikut tradisi suatu kaum, maka ia termasuk dalam golongan kaum itu?

So!! Ga sah taun baru taun baruan dah... :)

Dikirim pada 29 Desember 2011 di Uncategories


Ummat: “Ustadz Ganteng, mohon maaf, berapa ya kami perlu ganti untuk transportasi?”Ustadz Ganteng: “Untuk administrasi aja ya, sediakan aja 30 juta, 10 juta dibayar di depan ke account saya. Oya, kalo nggak jadi DP nya angus ya..”
Percaya atau nggak percaya, fakta semacam ini ada. Begitulah suatu hari, ketua DKM salah satu masjid bilang ke saya. Saya jadi mikir “pantes aja mobil si Ustadz Ganteng Fortuner dll” hehe..
Saya pribadi juga seringkali ditanya, “Ustadz, maaf nih, administrasinya berapa yang harus kita siapkan?”Jawab saya “Saya nggak pernah minta bayaran untuk dakwah, berapapun yang panitia kasih akan saya terima, kalo nggak ada pun nggak papa, asal transportasi dan akomodasi ditanggung panitia”
Parahnya masa kini, banyak orang yang udah nggak malu menjadikan Ustadz dan Da’i sebagai profesi. Pekerjaan profesional. Karena itu layaknya seorang pembicara publik, mereka mematok tarif sekali pengajian. Kalo udah masuk TV apalagi, matoknya diatas 10 juta. Subhanallah.
Padahal dakwah bukan profesi, dia adalah kewajiban sebagaimana shalat 5 waktu dan puasa. Yang tanpa dibayar pun harusnya dia tetap berdakwah. Karena itu kewajiban dia.
Bagaimana pendapat Anda bila ada orang mengatakan “Hmm.. boleh saja, saya mau shalat, dan Anda boleh lihat saya shalat, asal bayar dulu 10 juta”. Aneh, yang perlu siapa yang ribet siapa?
Pantas saja, ketika dakwah sudah jadi profesi, maka Da’i akan menyesuaikan materi dakwahnya sesuai permintaan pasar. Dia akan menyampaikan yang diinginkan orang bukan yang dibutuhkan oleh orang. Dia akan membiarkan kemaksiatan di depan matanya karena dia telah dibayar untuk itu.
Sikap kritis pun hilang dari situ. Karena dia sudah dibayar. Entah dipasangkan pengajiannya dengan artis doyan mabok atau penyanyi dangdut, sang Ustadz tidak merasa risih. Karena dia sudah dibayar!
Bagaimana mau protes, kalo protes bisa-bisa nggak dipanggil lagi!Pembodohan pun terjadi. Karena dakwah telah dianggap profesi.
Saya tidak pernah bilang menerima uang dari menyampaikan Islam adalah sesuatu yang haram
sah-sah saja, bukankah Rasul juga mengatakan bahwa “Sesungguhnya yang paling berhak untuk kalian ambil adalah upah mengajarkan kitabullah” (HR. Bukhari)Namun, ada perbedaan besar antara upah mengajarkan kitabullah dengan memelintir kitabullah untuk mendapatkan harta dari situ.
Nyata-nyatanya, tidak ada satupun Ustadz Ganteng yang membacakan ayat-ayat nahi munkar, ataupun memperingatkan tentang bahaya-bahaya yang betul-betul mengancam ummat semisal syirik modern (demokrasi), ashabiyah modern (nasionalisme), atau liberalisme yang mengajak Muslim meninggalkan Al-Qur’an.
Uang memang mengerikan. Ia bisa merubah niat seseorang yang awalnya lurus menjadi bengkok. Yang tadinya tegas menjadi samar.
Bersyukurlah pada Allah bila anda adalah Da’i yang tidak mengharapkan dan tergantung bayaran dari ummat.
Karena Anda akan selalu objektif dalam memandang masalah, bukan memberikan yang diinginkan namun mengobati ummat dengan memberikan yang mereka perlukan.
Saya betul-betul bersyukur, ketika baru masuk Islam, Ustadz saya Fatih Karim menyampaikan kira-kira begini:”Lix, kalo dikasi orang uang, antum boleh terima, tapi untuk melatih keikhlasan, lebih baik gunakan lagi di jalan dakwah”
Subhanallah, mudah-mudahan masyarakat akan segera bisa melihat, Da’i mana yang sebenarnya betul-betul sayang pada mereka, peduli dan mengasihi mereka. Da’i yang tertumpah air matanya di malam hari karena memikirkan ummat yang tak kunjung cenderung pada Islam. Da’i yang justru mengeluarkan uang mereka agar ummat mau berpaling pada Islam. Da’i yang menumpang angkot dan berjalan kaki demi ummat. Da’i yang siap memasang badan satu-satunya demi kehormatan Islam.
Sayangnya, Da’i semacam ini mungkin takkan kondang, mungkin takkan muncul di sinetron atau di TV karena mereka menolak untuk menyesuaikan materi karena uang.
Bagi Da’i semacam ini uang tak bernilai buat mereka walaupun uang sangat mereka perlukan
karena demi Islam, tak ada yang bisa menawar
Salamku,
Felix Siauw
pada semua Da’i yang hanya Allah Swt yang tahu mereka
Ya Allah, berikanlah mereka kemudahan, berikan mereka kekuatan

Dikirim pada 14 Desember 2011 di Uncategories


Pertanyaan:
Assalamu`alaikum wr. wb. Semoga kita senantiasa mendapatkan rahmat dan hidayahNya. Pa Ustadz, apa hukumnya perempuan muslim membotakan kepalanya dikarenakan rambutnya itu sangat rontok/karena penyakit tertentu? Terima Kasih Wassalamu`alaikum wr. wb.
Jawaban:
Assalamu`Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh, Al-hamdulillahi Rabbil `Alamin, Washshalatu Wassalamu `Ala Sayyidil Mursalin, Wa `Alaa Aalihi Wa Ashhabihi Wa Man Tabi`ahu Bi Ihsanin Ilaa Yaumiddin, Wa Ba`d.
Pada dasarnya wanita dilarang membotaki rambut mereka, apalagi jika hal tersebut dilakukan karena mengikuti trend mode rambut kontemporer atau mengikuti gaya rambut artis pujaan. Namun jika hal tersebut diperlukan karena ada udzur-udzur syar`i misalnya penyakit, maka membotaki rambut bagi perempuan diperbolehkan.
Dalam buku fatawa Zinatul Mar’ah Wat-Tajmil (fatwa-fatwa tentang perhiasan dan dandanan wanita) Syeikh Abdul Aziz bin Baz berkata: “Adapun hukum mencukur keseluruhan rambut (membotaki kepala) bagi wanita adalah tidak boleh kecuali jika hal tersebut diperlukan karena adanya penyakit tertentu.” (hal. 63). Sedangkan kerontokan yang anda tanyakan itu perlu diperjelas, apakah dengan membotakinya akan menyembuhkannya atau meringankan penyakit, atau hanya sekedar sugesti. Karena kebolehan membotaki rambut buat wanita sangat tergantung pada kadaruratan yang dalam hal ini penyakit.
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab, Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

Dikirim pada 06 Desember 2011 di Uncategories


Noer
Pertanyaan:
Assalamu`alaikum wr. wb. Adakah hadits atau hukum mengenai batasan pendek rambut wanita yang diperkenankan oleh Islam? Saya dengar ada hadits mengenai hal tsb, jadi rambut wanita hanya boleh minimal sebatas bahu pendeknya & ngga boleh kurang, apa benar? Wassalam.
Jawaban:
Assalamu`alaikum Wr. Wb. Al-Hamdulillahi Rabbil `Alamin, Washshalatu Wassalamu `Alaa Sayyidil Mursalin, Wa `Alaa `Aalihi Waashabihi Ajma`in, Wa Ba`d.
Permasalah boleh tidaknya wanita memotong rambutnya, merupakan permasalah yang diperselisihkan oleh para ulama. Sebagian menyatakan haram, yang lain menyatkan bahwa tersebut adalah makruh. Yang lainnya lagi menyatakan bahwa hal tersebut adalah diperbolehkan. Sedangkan hadis yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW melarang wanita memotong rambutnya, hadis tersebut adalah hadis dhoif. (Dhoif Sunan An-nasa’i karya Al-Bani hal 169)
Diantara ulama yang menyatakan bahwa wanita boleh memotong rambutnya adalah Syeikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin (walaupun beliau menyatakan bahwa hal tersebut tidak disukainya) dan Abdulloh bin Baz. Syeikh Utsaimin menyatakan bahwa “pada asalnya wanita boleh memotong rambutnya. Hanya saja hal tersebut tidak sampai menyerupai potongan rambut laki-laki karena dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda: “Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR Tirmidzi, Abu Daud dan Ibnu Majah) Jika hal tersebut dilakukan maka hukumnya adalah haram. Demikian juga, jika tujuan memotong rambut adalah untuk mengikuti mode atau trend orang-orang non muslim, maka hal tersebut juga terlarang untuk dilakukan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.” (HR Abu Daud) (Majmu’ Fatwa wa rasa’il Ibnu Utsaimin 4/134-135)
Dengan demikian, yang menjadi batasan ketika akan memotong rambut bagi wanita adalah tidak sampai menyerupai potongan rambut laki-laki atau mode rambut wanita-wanita non muslim. Selama hal tersebut tidak dilakukan maka memotong rambut bagi wanita diperbolehkan. Sedangkan pertanyaan saudara mengenai ada atau tidaknya hadis yang menjelaskan batasan rambut wanita yang boleh dipotong, kami belum mendapatkan dalil berkaitan dengan hal tersebut, kecuali dua hadits di atas yang bersifat umum.
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab, Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

Dikirim pada 06 Desember 2011 di Uncategories


Assalamu`alaikum,


Hari Sabtu yang lalu tanggal 25 Februari saya berkesempatan untuk hadir dalam seminar yang bertajuk "Pro-Kontra Hermeneutika sebagai Manhaj Tafsir" yang diadakan di gedung Pusat Studi Qur`an (PSQ) di jalan Fahrudin, Tanah Abang. Acara yang dimulai pukul sembilan pagi itu menghadirkan tiga pembicara yaitu,

1). Dr.H. Yunahar Ilyas, Lc, M.A.g, staf pengajar fakultas agama Islam dan Magister studi Islam, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan pengasuh tetap tafsir Al-Qur`an pada majalah mingguan Suara Muhammadiyah, Yogyakarta.
2). Dr. Andi Faisal Bakti, dosen Ilmu Komunikasi pada fakultas Dakwah dan Komunikasi dan program pascasarjana, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta. Mengambil gelar doktoralnya di McGill University, Canada tahun 2000 dan juga seorang peneliti di International Institute for Asian Studies (IIAS), Leiden, The Netherlands.
3). Prof Dr H Nasaruddin Umar, MA, Guru Besar dan dosen Progam Pascasarjana IAIN Syarief Hidayatullah Jakarta.

Saya baru bisa hadir dalam seminar itu sekitar jam setengah sepuluh dan ketika itu yang sedang menyampaikan presentasinya adalah Dr.H. Yunahar Ilyas, Lc, M.A.g. Beliau menyampaikan seputar sejarah Hermenutika yang berasal dari tradisi penafsiran Bible. Menurutnya Bible sejak awal memang sudah bermasalah dengan teksnya, oleh karena itu perlu pendekatan secara kontekstual dan dilihat dari sosio-historis si penulis dalam menafsirkan Bible.

Metode Hermeneutika ini dapat mengajak pembaca suatu teks untuk memahami isi teks tersebut lebih baik daripada si penulis teks. Seperti kita ketahui, Bible mempunya beberapa penulis yang dianggap mendapat inspirasi dari roh kudus seperti Markus, Yohannes, Matius dan sebagainya. Oleh karena itu heremeneutika ini dianggap bisa membuat si pembaca teks lebih mengerti dibandingkan si pembuat teks.

Sedangkan untuk al Qur`an, semua umat muslim di seluruh dunia mengakui bahwa kitab ini adalah kalamullah. Lafaz dan maknanya adalah dari Allah (lafdzan wa ma`nan minallah), yang diwahyukan kepada nabi Muhammad saw melalui perantara Jibril. Sehingga metode hermenutika ini tidak cocok untuk diterapkan dalam menafsirkan al Qur`an. Karena apakah kita bisa untuk memahami al Qur`an lebih baik daripada Yang membuat teks al Qur`an tersebut, yaitu Allah SWT ? Naudzu billah min dzalik.

Presentasi kedua disampaikan oleh Prof Dr H Nasaruddin Umar, MA. Beliau dalam menyampaikan pendapatnya terkesan bersikap di tengah-tengah. Artinya beliau sebagian menyetujui penolakan yang dilontarkan oleh pembicara pertama terhadap Hermeneutika dan sebagian lagi menyetujui metode Hermeneutika. Prof Dr H Nasaruddin Umar, MA intinya mengatakan bahwa sebaiknya umat muslim tidak perlu apriori terhadap metode ini, karena metode ini tetap dapat digunakan dalam menafsirkan teks lain selain al Qur`an, misalnya teks tafsir. Karena tafsir ini masih buatan manusia yang tidak luput dari kesalahan, maka metode Hermeneutika ini masih bisa diaplikasikan pada teks-teks tafsir tersebut.

Presentasi ketiga disampaikan oleh Dr. Andi Faisal Bakti. Rupanya beliau inilah yang cukup ditunggu-tunggu oleh para audiens seminar. Sesaat setelah berada di podium untuk menyampaikan presentasinya, beliau mengakui bahwa dirinya adalah termasuk yang pro atau menerima metode Hermeneutika dalam penafsiran al Qur`an. Beliau menjelaskan bahwa keinginan menggunakan metode ini adalah karena menurutnya, tafsir-tafsir yang ada sekarang berada dari zaman klasik sehingga tidak mampu menyaingi perkembangan zaman masa kini, maka tidak heran umat muslim sampai sekarang tidak atau belum mampu menyaingi Barat dalam berbagai sisi.

Misalnya dalam makalah yang ditulis oleh pak Andi, beliau dalam menafsirkan surat an Nur ayat 31 tentang jilbab, disitu yang tertera adalah kata juyub atau sekitar wilayah dada wanita (maaf) saja yang disebutkan mesti ditutup dan tidak menyebutkan bagian lain seperti kepala, leher, kuping dan lainnya oleh karena itu bagian yang lain tidak terlalu penting untuk ditutupi dan yang terpenting menurut beliau adalah bagian juyub nya. Logika apakah ini ? ini sama saja seperti logika dari IAIN Semarang yang membuat buku "Indahnya Nikah Sesama Jenis" dan mendukung kawin sesama jenis karena di Qur`an tidak ada larangan itu. Seperti kata Adian Husaini, di Qur`an juga tidak ada larangan nikah dengan monyet, lalu apakah mereka nanti akan membuat buku "Indahnya Menikah Dengan Monyet" ?

Alumnus dari McGill, Canada itu juga mengatakan bahwa Hermeneutika ini dikatakan sebagai penyelamat kaum wanita. Berkali-kali beliau mengatakan kalimat-kalimat yang cukup mengandung "feminisme", dan terlihat seperti berusaha untuk memprovokasi kaum wanita di ruangan seminar tersebut, misalnya dengan seringnya beliau mengatakan bahwa wanita harus terus berjuang untuk mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki, wanita tidak boleh kalah dengan laki-laki. Ternyata beliau pun cukup sering memutarbalikkan ayat-ayat Al Qur`an dengan bahasa-bahasa yang sebenarnya cukup sulit untuk dimengerti oleh para audiens. Misalnya pak Andi mengatakan bahwa ayat itu (saya lupa ayatnya) seharusnya tidak memakai titik karena dulu al Qur`an tidak ada tanda bacanya.

Itu terbukti ketika setelah ketiga pembicara menyampaikan makalahnya. Moderator menunjuk tiga orang dari audiens untuk tanya jawab dengan para pembicara. Salah satunya ada seorang bapak yang sebagian rambutnya telah memutih dan memakai baju koko, beliau terlihat sederhana sekali. Tangan bapak itu terlihat bergetar ketika memegang mic seperti gugup. Beliau memberikan tanggapan-tanggapan sebanyak tiga point utama yang cukup memperlihatkan bahwa dia adalah salah seorang yang kontra dengan metode Hermeneutika.

Yang menarik adalah ketika bapak itu memberikan point yang ketiga, yaitu beliau meluruskan penafsiran yang dilakukan oleh Dr. Andi Faisal Bakti. Bapak itu mengatakan bahwa pak Andi telah melakukan kesalahan yang cukup fatal dalam membuang titik dalam suatu ayat (saya lupa ayat apa), karena apabila titik itu dibuang maka artinya apabila digabung dengan kalimat sebelumnya akan menjadi sangat tidak pas dalam susunan kalimatnya. Bapak itu memberikan contohnya yang kemudian disambut tepuk tangan riuh para audiens. Ketika mic nya dikembalikan ke depan, moderator pun mengucapkan, "Terima kasih kepada bapak......., perlu kita ketahui bahwa beliau adalah seorang guru besar ilmu tafsir al Qur`an di sebuah Perguruan Tinggi". Serentak para audiens pun berkata, "Ooo...pantes...".

Setelah sesi tanya jawab, giliran Dr. Quraish Shihab yang memberikan pernyataan. Beliau banyak memberikan saran agar para sarjana-sarjana muda yang belajar di Barat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan metodologi yang digunakan dalam menafsirkan teks terutama teks al Qur`an. Walaupun ada anggapan bahwa beliau kurang tegas dalam masalah jilbab dan ini bukan berarti bahwa beliau tidak mewajibkan. Terlihat dari pemaparan beliau, bisa dikatakan beliau cukup kontra dengan metode Hermenutika ini dan bahkan mengeluarkan beberapa pernyataan yang sedikit menyentil para penganut Hermeneutika termasuk pak Andi Faisal.

Setelah pak Quraish memberikan tanggapan, giliran tiga pembicara tadi memberikan tanggapan balik atas pertanyaan-pertanyaan dari tiga audiens tadi dan pernyataan pak Quraish. Satu persatu, masing-masing pembicara memberikan tanggapan setiap pernyataan dari para audiens dan pak Quraish dengan baik dan lancar. Yang cukup menarik adalah setelah pak Andi memberikan tanggapan atas tiga audiens tadi, ketika giliran menanggapi pernyataan pak Quraish, pak Andi sambil senyum dan dengan raut wajah yang sedikit segan mengatakan, "Maaf, saya tidak bisa menjawab atau menanggapi pernyataan pak Quraish". Para audiens kembali dibuat tertawa oleh ulah seorang Doktor lulusan McGill, Canada tersebut.

Setelah itu acara selesai dengan penutupan dari moderator yang intinya mengatakan bahwa penilaian buruk atau baik dari penggunaan metode Hermenutika ini sebagai manhaj tafsir dikembalikan kepada para hadirin. Seorang bapak disamping saya bergumam sambil beranjak dari tempat duduknya mengatakan, "Ya sudah jelas toh gimana penilaiannya....".

Saya jadi berpikir, hermeneutika yang diagung-agungkan oleh pengusung Islam Liberal ini apakah sebuah jawaban ataukah sebuah dagelan ? mengingat di seminar itu para audiens lebih banyak tertawanya dibandingkan manut-manut tanda setuju. Kalau ini memang dianggap dagelan, jelas ini bukanlah dagelan yang lucu.


Wassalamu`alaikum

Dikirim pada 06 Desember 2011 di Uncategories


Saya pernah melihat sebuah poster iklan sebuah Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) yang bisa dikatakan favorit di Jogjakarta, poster itu bertuliskan, “Lulusan-lulusan SMK ini telah banyak bekerja menjadi karyawan-karyawan di perusahaan ternama baik dalam maupun luar negeri, bahkan beberapa perusahaan luar negeri seperti Jepang dan Korea Selatan telah menunggu lulusan terbaik SMK ini untuk dipekerjakan di sana”.

banggakah kita sebagai negara pengimpor Babu

Mungkin beberapa dari kita berpikir untuk bekerja di sebuah perusahaan besar seperti PT. Astra, Samsung, LG atau lainnya, atau mungkin menjadi TKW/ TKI di luar negeri.
Sebuah kecamatan di daerah saya yaitu Kabupaten Banyumas mendapat gelar menjadi Kecamatan pemasok Tenaga Kerja Wanita ( TKW ) terbesar di Jawa Tengah dan Nomor 7 seluruh Indonesia, dan secara sosiologis masyarakat di Kecamatan itu bangga jika anaknya, istrinya atau kerabatnya bisa menjadi TKW di Luar Negeri seperti Jepang, Korea dan Timur Tengah.

Pengalaman satu lagi ketika saya berkunjung ke tempat teman SMP saya mantan TKI yang baru pulang dari Kuwait, yang dia pernah bekerja sebagai kuli bangunan di sana. Yang buat saya iri dia membeli sebuah Laptop Toshiba terbaru yang harganya sekitar Rp. 8 Jutaan, sedangkan Laptop saya Cuma 4 jutaan, tetapi keirian saya segera sirna ketika melihat kenyataan ternyata Laptopnya Cuma buat muter lagu saja, yak maklum dia buta komputer, yah saya pun tersenyum melihatnya, kalau Cuma buat nyetel music kenapa gak beli Tape, Mini Kompo atau DVD Player, yang harganya lebih murah, dan tidak mubazir.

PENDIDIKAN KITA TIDAK MENCETAK JIWA PEMIMPIN TETAPI JUSTRU MENCETAK JIWA BAWAHAN, BUDAK, KULI DAN SEBAGAINYA



Pendidikan kita selama ini hanya menyiapkan tenaga kerja tidak menyiapkan tenaga ahli atau tenaga pemimpin untuk masa depan, lulusan sekolah kita hanya akan diserap menjadi tenaga kerja, karena memang kita pemasok tenaga kerja, kita bukan pemasok direktur, manager, atau minimal mandor.

Hal ini sangat berbeda dengan pendidikan di Negara-negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan sebagainya, dimana para siswa sejak TK sudah mendapat pelajaran Leadhership ( Kepemimpinan ), mereka dididik bagaimana menjadi Direktur di Perusahaan, bagaimana menjadi manager, bagaimana mengatur orang lain, bagaimana memotivasi orang lain dan sebagainya. Jadi ketika kita memasuki dunia kerja ( masuk perusahaan ) pertama kita akan ditraining terlebih dahulu karena memang kita belum tahu apa yang harus kita lakukan di perusahaan itu, namun berbeda dengan lulusan dari negara maju, mereka sudah siap memberikan sesuatu untuk perusahaan yang akan mereka masuki, karena mereka sudah dididik menjadi pemimpin.

Leadership education SD Jepang

Sedangkan kita, gak pernah kan kita dapat pendidikan yang begituan, kalaupun ada paling sekolah-sekolah tertentu saja, bahkan sekolah yang katanya berstandar Internasional pun saya yakin belum ada pendidikan leadhership yang memadai, karena sekolah berstandar Internasional itu sebenarnya ya Cuma mencetak lulusan buat bekerja menjadi karyawan , bukan menjadi atasan. Lah bagiamana kita akan menjadi pemimpin dunia jika pendidikannya saja seperti itu.

UMAT ISLAM ADALAH PEMIMPIN UMAT LAIN, DAN AJARAN ISLAM ADALAH AJARAN KEPEMIMPINAN



Wama arsalnaka illa rahmatan lil alamin, itulah bunyi firman Allah Swt, yang artinya Dan kami tidak mengutusmu ( Muhammad ) kecuali untuk menjadi Rahmat bagi semesta alam. Ini adalah dalil bagi kepemimpinan dalam Islam, jadi setiap muslim adalah seorang pemimpin, jika laki-laki maka dia akan menjadi pemimpin bagi laki-laki dan perempuan serta non Muslim, jika dia Perempuan maka dia menjadi pemimpin bagi sesama perempuan dan non muslim.

Pemimpin adalah orang yang mampu mempengaruhi, memotivasi orang lain dan orang yang mampu mengadakan perubahan bagi lingkungannya, masyarakatnya dan negerinya. Jadi kalian sebagai seorang remaja haruslah dituntut mampu mengadakan perubahan bagi teman-teman kalian, mampu memotivasi teman-teman kalian untuk menjadi baik atau lebih baik, dan mampu mempengaruhi teman-teman kalian untuk mematuhi seluruh perintah Allah Swt dan Menjauhi semua larangan-Nya.

Dakwah adalah sebenarnya sebuah konsep kepemimpinan dalam Islam
Nah ini yang sebenarnya kurang disadari oleh para juru dakwah, karena sebenarnya ketika mereka berdakwah otomatis mereka sedang memimpin orang yang didakwahi.
Dakwah itu tidak sekedar nyuruh orang untuk bersabar, untuk sholat, untuk puasa, untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah, kalau Cuma menyampaikan seperti itu yah yang didakwahi bisa bosen, ngantuk, tidur dan pulang, dan dakwah kurang mendapat respon yang baik dari yang didakwahi.



Dakwah yang baik adalah dakwah pemikiran, yaitu dakwah yang membiarkan orang lain berpikir, karena dari berpikir itulah maka orang akan termotivasi. Misalnya dakwah tentang Haramnya pacaran, ya kita jangan hanya menyampaikan dalilnya saja seperti wala taqarabuzzina, tetapi kita harus menyampaikan juga pemikiran tentang haramnya pacaran seperti kenyataan buruk yang bisa terjadi jika pacaran merajalela, kita sampaikan data BKKBN bahwa 51 % remaja Jabodetabek pernah berhubungan seks diluar nikah ( berzina ), dan separuh diantaranya terinfeksi HIV AIDS, kemudian kita sampaikan juga bahwa cinta sejati bukan cinta pacaran tetapi cinta sejati adalah cinta Islami, kita sampaikan juga cinta sejati bukan cinta untuk mainan seperti pacaran, kemudian sampaikan juga solusi taaruf bagi yang mau nikah, dan yang belum siap nikah mending ya putuskan saja pacarmu.

Karena Dakwah adalah Kepemimpinan, maka dakwah harus tegas, tidak mencla mencle
Dakwah yang baik juga bukan “dakwah” yang mencla mencle atau mengkompromikan kebaikan dengan maksiat atau keburukan, misalnya saya pernah mendengar seorang yang mengatakan seperti ini, “yah pacaran sih sebenarnya boleh tetapi pacaran yang Islami, karena menurut riwayat Rasulullah Saw pernah ngobrol dengan wanita bukan muhrim, dan ini dalil Pacaran Islami”. Yah kalau Cuma ngobrol ditempat umum dan bukan berkhalwat ( Cuma berduaan ) yah boleh-boleh saja , dan coba pikir masa Rasulullah yang sudah punya istri ngajarin pacaran !!!. Kalau mencla mencle kaya gitu sama saja mencampur kopi dengan minuman keras, kopinya Halal, minuman kerasnya Haram, jadinya ya kopinya jadi Haram.

Jika dakwah mencla mencle kaya gitu ya gak bakalan membuat motivasi perubahan bagi yang didakwahi, malah yang menyampaikan justru berdosa besar karena menjerumuskan orang lain ke Neraka, lha apa bedanya dengan setan.

ISLAM AKAN MEMIMPIN DUNIA, SIAPKAH KALIAN???



Tsuma Takuunu Khilafatan ala min hajjin Nubuwah, akan hadir Negara Khilafah Islam yang sesuai dengan konsep Nabi. HR. Muslim.

Nah dari hadist di atas saja kita sudah disuruh bersiap untuk menjadi pemimpin minimal bagi diri sendiri, bagaimana caranya??? Yah pimpinlah dirimu sendiri untuk mentaati perintah Allah Swt dan Menjauhi Larangan-Nya, bagi cewek pakai tuh Jilbab, tutup auratmu, jangan pakai baju ketat atau trnasparan, pakai baju longgar. Bagi cowok jaga tuh pandangan, karena Zina itu dari mata langsung turun ke bawah.

Bagi yang punya pacar putusin aja, ngapain juga pacaran hari gini, si doi nangis diputusin ya biarin aja gak usah urusan, yang kamu jelasin bahwa kamu akan melakasanakan Perintah Allah Swt untuk menjauhi Zina, yang merupakan larangan berat dari Allah Swt.

Nah setelah itu baru kalian bisa disebut remaja dengan jiwa kepimpinan Islam ( Spirit of Islamic Leadhersip), dan memang sudah seharusnya seperti itu, karena itu tuntutan Iman dan Islam kalian, dan pertanggung jawaban kalian kepada Allah SWT.



Nah sudah siap apa belum, menjadi pemimpin dunia masa depan???, jangan sampai telat yah, atau malah gak percaya bahwa Islam akan memimpin dunia, kafir itu namanya.


Dikirim pada 04 Desember 2011 di Uncategories


“eehhh hati-hati lho pakai hape Nokia, itu kan buatan orang Yahudi, haram “, kata seorang siswa kepada temannya yang sedang asyik bermain Handphone. “Apa iya, bener gitu”, temannya menjawab.

Mungkin peristiwa di atas pernah kita alami, atau kita pernah bertanya-tanya, eh aku boleh gak yah pake Hape merk ini katanya buatan orang Yahudi, ehh produk ini buatan orang kafir, boleh gak yah???.

JAWABANNYA
Mungkin jika kita tidak memahami Syariat Islam secara mendalam, kita akan kebingungan untuk menentukan Halal, Haramnya suatu produk budaya, peradaban dan ilmu pengetahuan serta teknologi suatu kaum.

Bahkan kita akan salah kaprah dalam memakai mana yang sebenarnya gak boleh ( Haram ) untuk dipakai, mana yang boleh ( Halal ), dan mana yang Wajib untuk dipakai.

HADLARAH DAN MADANIYAH
Alah apapula ini ??.
Untuk memahami produk-produk baik itu hasil budaya, peradaban dan iptek suatu bangsa maka kita harus memahami apa itu hadlarah dan madaniyah.

A. Hadlarah -> adalah suatu hasil pemikiran yang mengandung akidah agama, atau Ideologi, atau sekumpulan ide yang berhubungan dengan fakta yang merupakan bagian dari suatu akidah agama, atau ideologi. ( kitab Nizamul Islam, Syaikh Taqiuddin An Nabhani )
Bingung ya...!!!, ok kakak kasih contoh saja biar gak bingung. Hadlarah itu misalnya : Syahadat ( Islam ) Khilafah ( Islam ), Puasa Ramadhan ( Islam ), Trinitas ( Kristen ), Trimurti ( Hindu ), Pacaran ( Kafir ), Kapitalisme, Sekulerisme, Demokrasi, Komunisme, Fasisme, dan sebagainya.

DEMOKRASI ADALAH HADLARAH DARI LUAR ISLAM

B. MADANIYAH -> Adalah produk-produk yang bersifat fisik dari suatu kaum, suatu budaya, suatu Ideologi, dan agama, seperti Laptop, Ponsel, Ipad, Sepeda Motor, Mobil, Masjid, Gereja, Klenteng, Baju, makanan, dan sebagainya.
Madaniyah mempunyai dua jenis :

a. Madaniyah yang mengandung Hadlarah, seperti Masjid ( Hadlarah Islam), Jilbab ( Hadlarah Islam ), Gereja ( Hadlarah Kristen ) Salib ( Kristen ), teori evolusi, dan sebagainya.

masjid adalah madaniyah yang mengandung Hadlarah Islam

b. Madaniyah yang murni dari pengaruh Hadlarah, seperti Hape, laptop, ipad, mobil ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak mengandung akidah selain Islam dan sebagainya.

sepeda motor dan produk teknologi lain adalah Madaniyah Murni

MANA YANG HALAL DAN MANA YANG HARAM ???????????????????????



Nah sebagai kaum muslim kita harus tahu mana yang Wajib, mana yang halal dan mana yang haram.

Hadlarah
Semua bentuk Hadlarah selain Islam, itu hukumnya HARAM, dan semua Hadlarah Islam hukumnya WAJIB dan atau Sunnah tergantun syariat yang menghukuminya.

Demokrasi adalah Hadlarah diluar Islam, jadi hukumnya Haram

Rasulullah saw bersabda
Barang siapa meniru suatu kaum maka dia bagian dari kaum tersebut ( yang ditirunya ). HR. Bukhari Muslim.

Jadi kesimpulan dari Hadis di atas semua Hadlarah selain yang bersumber dari Islam hukumnya HARAM untuk dipakai.

Madaniyah
è Madaniyah yang mengandung Hadlarah, hukumnya sama dengan Hadlarah yaitu selain yang bersumber dari Islam hukumnya HARAM, seperti kalung salib karena mengandung hadlarah kristen sehingga hukumnya haram, daging babi, khamr itu juga Haram karena mengandung Hadlarah kafir.

pacaran adalah Hadlarah Kafir, akibat buruknya Hamil diluar nikah, aborsi, free sex

è Madaniyah yang murni dari Hadlarah, maka hukumnya boleh-boleh saja alias halal, seperti Laptop, Hape, Motor, lmu pengetahuan dan teknologi, karena itu adalah produk umum, dan tidak mencerminkan akidah suatu kaum.



Rasulullah saw, bersabda “ilmu bagi kaum mukmin adalah ternaknya yang hilang, maka carilah dan dapatkanlah walaupun dari mulut orang kafir “. HR. Ahmad.

Sahabat Umar bin Khatab pernah mengadopsi sistem administrasi keuangan Persia yang disusun oleh orang kafir Persia, dan Beliau menolak Filsafat Persia karena mengandung akidah agama Zoroaster ( agama Persia ).

Ilmuwan-ilmuwan muslim mengadopsi teori Archimides, dan ilmu pengetahuan dari Yunani lainnya dan dikembangkan dengan sangat mengagumkan.
Kitab Rujukan : Nizam al Islam ( Syekh Taqiudin an Nabani )


Dikirim pada 03 Desember 2011 di Uncategories


Demo besar-besaran, yang sampai tulisan ini dimuat masih terjadi terutama di dunia barat seperti Amerika, Eropa dan juga Jepang. Mereka menuntut ketidak adilan dari sistem Kapitalisme, yang tak hanya menjajah dunia Islam, tetapi mulai menjajah masyarakatnya sendiri terutama golongan bawah.

Sebagai contohnya di Amerika Serikat sang maestro Demokrasi bin Kapitalisme, masyarakatnya mulai menggugat ketidak adilan dalam hal kemakmuran, ternyata dari keseluruhan penduduk Amerika Serikat, hanya 1 % saja yang mampu menikmati nikmatnya peradaban Kapitalisme, sedangkan sisanya yang 99% adalah masyarakat yang sulit atau tidak bisa menikmati nikmatnya kapitalisme itu. 1 persen dari mereka adalah dinasti Rockfeller ( pencetak uang Dollar ), lobi Yahudi dan beberapa konglomerat yang menguasai kekayaan Amerika Serikat di tangan mereka.

Krisis keuangan Amerika Serikat sejak 2008 memang menjadi salah satu sebabnya, beberapa perusahaan raksasa Amerika ambruk dalam hitungan jam. Namun seolah pemerintah, pejabat, baik itu barat maupun pemerintah kita buta bahwa penyebab kesengsaraan ini adalah Kapitalisme.

KAPITALISME THE MONEY GAME ECONOMY


Adam Smith merumuskan Kapitalisme klasik dengan pandangan bahwa sumber-sumber daya tertentu harus dikelola oleh orang perorang saja yang memiliki modal, dengan begitu kemakmuran akan menetes dari atas ke bawah, logika semacam itu tak pernah terbukti, yang ada adalah penjajahan atas manusia di dunia ini.

Pada perkembangannya, ekonomi Kapitalisme berkembang menjadi ekonomi permainan uang, judi dan riba. Permainan jual beli saham seolah menjadi tumpuan utama perekonomian ini, padahal itulah yang menyebabkan krisis terjadi. Uang yang berputar hanya untuk membeli lembaran saham tak berguna sama sekali terhadap pertumbuhan ekonomi, karena uang tak bertemu barang dan jasa. Aktivitas ekonomi di ranah riil ( uang bertemu barang dan jasa ) malah dianak tirikan, lihat saja penggusuran pedagang kaki lima di kota-kota seperti di Jakarta, padahal omset riil mereka trilyunan rupiah setiap bulannya, bukankah itu bisa menyumbang perekonomian.

Jual beli saham pun tak hanya ada di kota-kota besar, sekarang malah sudah merambah ke pedesaan, trading ( jual beli saham ) taraf kecil pun mulai digemari oleh orang-orang tertentu di pedesaan, dengan bantuan internet, dan kalau kita lihat, mirip dengan judi online, hanya ini resmi dan tidak dilarang negara.

Permainan uang menyebabkan uang beredar tanpa memberikan dampak positif pada kemakmuran rakyat, yang ada adalah uang hanya beredar di satu tempat saja, tanpa bisa dinikmati rakyat kecil.

SULITNYA MENCARI UANG HALAL DI ERA KAPITALISME INI


Bukannya menyalahkan qada Allah tentang Rezeki, tiap manusia sudah ada rezekinya masing-masing. Tapi di sini penulis Cuma mengkritisi sistem Kapitalisme yang hanya memberikan ruang bagi manusia untuk mencari nafkah dengan cara yang haram.

Gaya hidup yang dilahirkan oleh Kapitalisme, yaitu gaya hidup materialistis, membuat sebagian orang terjerumus pada Korupsi. Sistem Demokrasi yang lahir dari Ideologi ini mahal harganya, kita lihat saja sebagian besar dari pemenang pemilukada ( pemilihan umum kepala daerah ) adalah tersangka korupsi, mereka menang dengan mengeluarkan banyak modal untuk kampanye dan biaya operasional lain yang nilainya sampai milyaran rupiah. Akhirnya untuk mengembalikan modal itu mereka korupsi.

Sebagian dari teman-teman penulis menjadi semacam penagih utang atau kolektor, tiap bulan mereka pamer gaji kepada penulis yang gajinya pas-pasan, gaji mereka umumnya besar-besar dan bikin ngiler. Tapi kerjaan mereka adalah kolektor kartu kredit Bank, kolektor kredit sepeda motor yang secara akad transaksinya tidak sesuai syariah, dan umumnya yah kolektor dari sistem riba yang ada, jadi mereka ya terlibat riba. Selain itu sistem Kapitalisme juga melahirkan perbankan riba, walaupun berlabel Syariah tapi tetap saja itu Cuma label.

Kriminalitas, pencurian, perampokan, pembunuhan juga menjadi semakin marak karena buruknya perekonomian, ketidak merataan kemakmuran, jadi teranglah bahwa Kapitalisme justru memberikan ruang kepada manusia untuk mencari nafkah dengan jalan yang Haram.

MENGANCAM PERSATUAN UMAT DAN BANGSA


Baru-baru ini ada konggres Papua, mereka umumnya menuntut referendum untuk Papua, agar rakyat Papua menyatakan pendapatnya apakah masih ingin berkabung dengan Indonesia atau berpisah, artinya mereka membentuk negara sendiri.

Indonesia salah satu negara yang wilayahnya melebihi benua, yaitu Papua adalah bagian dari kepulauan Pasifik berdasarkan budaya, flora dan faunanya. Inilah yang dijadikan dasar utama bahwa rakyat Papua berbeda dengan rakyat Indonesia pada umumnya yang masih ras Mongoloid. Namun dibalik itu semua, kapitalislah yang ingin mengontrol Papua, dengan merdekanya Papua, seolah tak ada lagi bagi halangan bagi kaum Kapitalis untuk menjajah tanah Papua.

MENYENGSARAKAN RAKYAT


Sudah berkali-kali penulis tuliskan bahwa, kapitalis telah merampok kekayaan alam kita, menurut doktrin Kapitalis, pemerintah tidak boleh ikut campur untuk mengolah kekayaan alam, yang jelas kekayaan alam harus diserahkan kepada swasta yang memiliki modal ( asing ), termasuk BUMN, kemudian kemakmuran akan menetes ke bawah.

Hasilnya, omong kosong belaka, belum kapokkah kita dijajah 350 tahun, dan ingin dijajah kembali sampai karatan dan membusuk???. Penguasaan sumber daya alam oleh perorangan yaitu swasta dan asing hanya akan menyebabkan penjajahan baru, mereka yang mempunyai modal bisa memperbudak dengan semena-mena orang-orang yang tak memiliki modal, yang otomatis, kita hanya akan menjadi pembantu di rumah sendiri.

Rakyat hanya akan dijadikan sebagai pembeli, bukan pemroduksi, mereka susah payah mencari uang hanya untuk membeli, membeli dan membeli. Ketika uang rakyat sudah habis, maka hancurlah perekonomian, itu logika gampangnya.

MASYARAKAT BARAT PUN SUDAH MUAK DENGAN KAPITALISME


Kapitalisme pasti ambruk, ideologi yang bersumber pada sekulerisme ini, telah mengeringkan jiwa dan hati masyarakat barat, mereka hidup dalam keadaan tanpa bimbingan agama.

Negara maju, hanya dinikmati oleh segelintir orang saja, kenyataanya Kapitalisme gagal mensejahterakan rakyat banyak. Mereka justru menghisap darah negeri-negeri kaya dengan sumber daya alam, sehingga rakyatnya miskin walaupun negerinya kaya.

Kapitalisme hanya maju dalam ilmu dan teknologi tapi rusak secara moral dan jiwanya. Materi yang dikumpulkan tak mampu membuat kebahagiaan dan ketenangan hinggap di hati masyarakat barat, mereka mengidam-idamkan pencerahan yang hanya ada pada Islam, maka tak heran, masyarakat barat yang cerdas memilih Islam, bahkan masyarakat bani Israil ( Israel ) pun mulai melirik Islam dan sebagian sudah masuk Islam.

ANEHNYA KITA BANGGA DENGAN PROGRAM DERADIKALISASI DEMI IDEOLOGI KAPITALISME


Dulu, aksi teror di sana-sini, bom meledak di sana-sini, lalu sekarang ada program Deradikalisasi, yaitu mensekulerkan Islam secara radikal. Masyarakat muslim Indonesia akan di bawa menuju masyarakat sekuler “islam “yang katanya Islam moderat, padahal itu sama saja mendukung tetap tegakknya Kapitalisme yang masyarakat barat saja sudah muak dengannya.

Mungkin benar, kita selalu ketinggalan jaman, dikala masyarakat barat, Cina, Jepang dan lainnya sudah terbang ke luar angkasa, kita masih memanjat pinang tiap 17 Agustus, dan sekarang ketika masyarakat barat sudah mulai muak dengan Kapitalisme, kita malah ingin menerapkan Kapitalisme secara menyeluruh, yang salah satunya dengan program Deradikalisasi ala BNPT (Badan Nasional Penaggulangan Terorisme ), apa gak ketinggalan jaman??. Inilah sikap moderat yang justru bertolak belakang dengan sikap modern.

ISLAM SISTEM YANG SEMPURNA


Kapitalisme buang saja, Kapitalisme sudah error ganti sistem, Kapitalisme adalah Teroris sejati ( the real terrorist ), itu bunyi slogan-slogan para demonstran di dunia barat dan Amerika, mereka sudah muak dengan Kapitalisme.

Khilafah Islam runtuh karena umatnya terpuruk pemikiran dan pemahaman Islamnya, bukan karena error yang ada di dalam Islam, seumpama sebuah program, Islam adalah program yang sempurna, tak perlu update, karena secara otomatis perkembangan jamanlah yang akan mengupdate ( mengikut ) pada Islam. Orangnya lah yang lalai menjalankan program itu, sehingga program itu tak berjalan.

Kita di sini bukanlah ancaman buat negeri ini, bukanlah para penjajah, kita sama dengan kalian, cinta dengan negeri Indonesia ini, serta cinta kepada seluruh kaum muslimin di seluruh dunia beserta negeri-negerinya, untuk itulah kami menawarkan sebuah Ideologi Islam yang akan ditegakkan secara kaffah.

Untuk itulah kami menyeru kepada seluruh kaum muslim di Indonesia khususnya, untuk membantu serta mendukung kami, mendukung tegakknya Islam agama kalian semua secara kaffah dengan tegakknya Khilafah ala min hajjin nubuwah, demi kebaikan kita bersama. Seruan kami buat anda-anda seluruh kaum muslimin, kepada Polisi, kepada Tentara, kepada pengusaha, kepada para intelektualitas dan politisi yang masih mempunyai kejernihan visi, bahwa Islamlah gerakan perubahan yang nyata.

Dikirim pada 03 Desember 2011 di Uncategories




Seorang gadis bernama Sakura no Hana Desu, memimpikan untuk bagaimana dia bisa tampil di acara sebuah stasiun televisi swasta nasional yang bertajuk Indonesia Mencari Bakat 2, acara ini adalah acara yang diselenggarakan untuk kedua kalinya di stasiun TV itu.

Si Sakura no Hana desu yang juga ngefans berat sama Brandon dan Justin Beiber ini menganggap bahwa dirinya mempunyai bakat terpendam dalam hal menyanyi dan menari, dan bakatnya unik, dia bisa menyanyi Hip Hop sambil menari Jaipong dengan naik Kuda Lumping, ya memang unik, tul gak.
Dia rela menghabiskan uang tabungannya hanya demi ikut audisi dan melebaykan diri disana. “Gue pasti lolos ke Jakarta”. Kata Sakura no Hana Desu ini. Kakak laki-lakinya yang bernama Kamboja no Hana Desu juga tak mau kalah dia juga punya bakat, menari Breakdance dengan iringan musik Gamelan Keraton Jogja dan mereka ingin ikut acara Indonesia mencari bakat. Bapaknya yang bernama Sepatu no Hana Desu dan Ibunya yang bernama Rosela no Hana Desu juga ikut mendukung sepenuhnya putra-putri mereka, jadilah keluarga no Hana Desu ini keranjingan bakat. Mereka adalah keluarga unik atau malah aneh.





KAPITALISME MENCARI BAKAT
Acara bertajuk mencari bakat anak-anak Indonesia sedang menjamur sekarang ini. Hampir semua stasiun TV berlomba-lomba menggelar acara yang mirip satu sama lain. Indonesia mencari bakat yang diselenggarakan oleh Trans TV muncul lebih dulu dan menyedot banyak perhatian pemirsa. Tak lama kemudian, nongol Indonesa’ got talent, sebuah acara yang mendapat lisensi dari Fremantle media. Isinya persis denganAmerica’s got talent, Britain’s got talent, dll.

Masyarakat Indonesia pun terlena, mulai dari anak kecil hingga dewasa bahkan bahkan ibu-ibu dan bapak-bapak serta kakek-nenek pada mantengin acara pencarian bakat ini. Semua punya jago masing-masing. Ada yang milih Hudson, penyanyi transgender alias separuh laki-laki dan separuh perempuan. Ada juga yang ngefans berat dengan Brandon, si kecil yang lincah kayak bola bekel. Lalu ada juga yang berada di pihak Putri, si penyanyi seriosa atau bahkan Klanthink, grup pemusik jalanan yang bisa eksis hingga tahap final.

Pencarian bakat = gudang uang bagi kapitalisme
Semua acara audisi yang mengeksploitasi kemampuan diri apalagi body (baca: tubuh), bertujuan melaksanakan UUD (Ujung-Ujungnya Duit) dengan murni dan konsekuen. Masyarakat yang gampang dibuat tersihir oleh tayangan TV adalah mangsa yang empuk untuk menggali tambang uang ini. Mereka enggan beranjak apalagi ketika jagoannya lolos dari eliminasi. Karena itu, si pembawa acara tak bosan-bosannya mengajak pemirsa untuk terus mengirim sms dukungan agar idolanya tidak berada di level terendah perolehan sms.

Sms ini tarifnya premium alias kalo bahasa awamnya sih, MAHAL. Normal sms kan tarifnya sekitar 100-150 rupiah sekali kirim. Kalo tarif lomba-lomba beginian biayanya 2000 rupiah. Coba kamu kalikan nilai ini dengan 1000 orang yang mengirim sms, dan satu orang mengirim gak hanya sekali tapi bisa 10 kali misalnya. Berhubung jumlah masyarakat Indonesia sekitar 200 juta lebih, 1% saja mengirim, wow….akan didapati jumlah yang sangat fantastis hanya dari perolehan sms saja.

ISLAM MENCARI BAKAT PARA REMAJA
Tahukah sobat, bagaimana Sultan Muhammad Al Fatih mengaudisi anak-anak muslim diseluruh wilayah Daulah Utsmaniyah, bahkan sampai Indonesia untuk membuat sebuah kesatuan elit tentara yang disebut Inkisaria ( Janissary), dalam audisinya para anak-anak ini tidak hanya dilatih fisik seperti latihan beladiri, olahraga, tetapi juga hafalan Al Quran, ibadah-ibadahnya seperti Sholat Wajib dan Sunnah, juga puasa Sunnah, untuk membebaskan Konstantinopel ke dalam naungan Islam dan merahmati seluruh benua Eropa dengan Keadilan Islam.

BAKAT ANAK-ANAK DAN REMAJA HANYA DIUKUR DENGAN UANG DAN DUNIA
Di kampung saya ada anak umur 9 tahun sudah pandai berceramah dan berkhotbah layaknya ulama dewasa, dalam pembacaan dalil dan bahasa Arabnya pun jempolan. Kalau di lihat anak ini jelas sangat berbakat baik dunia maupun akhirat.

Namun apa yang kita lihat di Televisi, bakat hanya dibatasi pada bisa nyanyi, bisa nari dan lainnya yang bisa dinilai dengan uang, mendatangkan uang, dan memperkaya segelintir orang saja ( baca : penyelenggara acara ). Memang dulu pernah ada Pildacil, tapi itu juga tujuannya hanya duit, uang, money dan fulus semata, bukan bertujuan menyadarkan masyarakat.

SO......
Bagi diri seorang muslim, ada standar yang harus diikuti olehnya yaitu apa kata hukum syara terhadap setiap perbuatan. Plus juga ada skala prioritas yang harus diingat. Entah berapa waktu yang dihabiskan oleh Brandon, Dewi Ayu dan remaja-remaja lain yang ingin kaya dan terkenal dengan instant untuk melatih bakat mereka itu. Padahal masih banyak PR remaja yang harus segera dikerjakan agar negeri ini tidak semakin terpuruk pada kubangan kenistaan karena ditinggalkannya syariat Islam.

Tapi Lihat saja, betapa banyak anak cerdas yang tak bisa sekolah. Padahal pendidikan adalah pintu gerbang luar biasa untuk memperbaiki taraf kehidupan. Bandingkan dengan mereka yang Cuma goyang kanan dan kiri langsung dapat uang banyak.


Karena memang faktanya di negeri ini, intelektualitas anak bangsa berharga jauh lebih murah daripada suara biduan dan akting para artis.

Jadi tidak ada gunanya sebenarnya pencarian-pencaria bakat-bakat yang isinya Cuma kaya gitu doang. Kenapa kita gak nyari bakat anak-anak yang sejak kecil pandai Fisika, genius Matematika, Fisika Nuklir, Fisika Quantum, Kimia, Biologi, lalu kita arahkan mereka ke pendidikan yang layak dan kita jadikan masa depan mereka untuk melakukan terobosan-terobosan teknologi, seperti pertanian, peternakan, industru, energi alternatif, dan Militer, untuk kebangkitan bangsa.

BANYAK ANAK-ANAK JENIUS INDONESIA YANG JUSTRU DIAMBIL OLEH ASING DAN DI SANA MEREKA DIBAYAR MAHAL UNTUK BERKARYA BAGI MEREKA.

Sedangkan kita hanya puas pada bakat-bakat lebay yang penting bisa goyang kiri kanan, ngebor, ngeden dan nyanyi yang penting dapet duit, dan masa bodoh kebangkitan bangsa.

KESIMPULANNYA
Bahwa Islam sebagai agama kita, juga sedang mencari bakat kalian, semua bakat, yang penting dapat memperjuangkan tegakknya kembali Syariat Islam dan Khilafah Islam yang akan memimpin dunia dan menyebarkan dakwah keseluruh alam semesta.

Dikirim pada 03 Desember 2011 di Uncategories


Hmmm…. Kayaknya kali ini bahasannya agak berat yah, politik gitu.
Yah sudah saatnya kita sebagai remaja, tahu politik, jangan tahunya Cuma pacaran mulu, kencan mulu…apaan tuh?? Pejabatnya pada korupsi kita gak tahu, malah asik maksiatan. Di sekolah juga diajarin pelajaran tentang Kewarganegaraan kan, yang kurang lebih yah membahas masalah politik.

PENGERTIAN POLITIK
Politik berasal dari bahasa latin Politea, yang kurang lebih artinya adalah trik-trik, atau cara bagaimana memegang kekuasaan.
Nah banyak orang yang mengatakan bahwa politik itu busuk, oleh karena itu Islam tidak boleh masuk ke bidang politik, Islam cukup berada di ranah keakhiratan saja.

Hal itu biasanya mengacu pada praktek-praktek politik di negeri kita, yang saling menjilat, kompromi, koalisi dengan lawan politik, menghalalkan segala cara untuk berkuasa, dan sebagainya.

Itu adalah pendapat yang salah, untuk apa diturunkan Islam kalau begitu, untuk apa aturan Islam tentang negara, tentang Imammah ( kepemimpinan ), untuk apa itu semua???

Dalam Islam setiap perbuatan bisa bernilai Positif ( Fardhu, Sunnah, Halal ), dan Negatif ( Haram )
Saya kasih contoh misalnya Membunuh, dalam hal perbuatan membunuh, bisa dinilai itu adalah perbuatan negatif jika yang dibunuh, orang Islam yang tidak bersalah, orang kafir yang mendapat perlindungan oleh Negara Islam dan tidak bersalah, dan orang kafir yang mengadakan perjanjian dengan Negara Islam.

Namun jika membunuh musuh-musuh Islam di peperangan jelas itu nilainya positif atau Halal bahkan Wajib, jika gak membunuh ya dibunuh.

Pacaran, bagi yang belum nikah ya hukumnya Haram ( nilai Negatif ), tapi kalau yang udah nikah ya Halal, orang udah sah.

BEGITU PULA DENGAN POLITIK, ADA YANG BURUK ( BUSUK ) ADA YANG BAIK ATAU MULIA.
Gak semua politik itu busuk, banyak politik yang baik yang memakmurkan rakyat, memberikan keadilan pada masyarakat.

POLITIK DALAM ISLAM

ust. Ismail Yusanto menjelaskan Politik Islam

Politik di dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah siyasah. Oleh sebab itu, di dalam buku-buku para ulama salafush shalih dikenal istilah siyasah syar’iyyah, misalnya. Dalam Al Muhith, siyasah berakar kata sâsa - yasûsu. Dalam kalimat Sasa addawaba yasusuha siyasatan berarti Qama ‘alaiha wa radlaha wa adabbaha (mengurusinya, melatihnya, dan mendidiknya). Bila dikatakan sasa al amra artinya dabbarahu (mengurusi/mengatur perkara).
Jadi, asalnya makna siyasah (politik) tersebut diterapkan pada pengurusan dan pelatihan gembalaan. Lalu, kata tersebut digunakan dalam pengaturan urusan-urusan manusia; dan pelaku pengurusan urusan-urusan manusia tersebut dinamai politikus (siyasiyun). Dalam realitas bahasa Arab dikatakan bahwa ulil amri mengurusi (yasûsu) rakyatnya saat mengurusi urusan rakyat, mengaturnya, dan menjaganya. Begitu pula dalam perkataan orang Arab dikatakan : ‘Bagaimana mungkin rakyatnya terpelihara (masûsah) bila pemeliharanya ngengat (sûsah)’, artinya bagaimana mungkin kondisi rakyat akan baik bila pemimpinnya rusak seperti ngengat yang menghancurkan kayu. Dengan demikian, politik merupakan pemeliharaan (ri’ayah), perbaikan (ishlah), pelurusan (taqwim), pemberian arah petunjuk (irsyad), dan pendidikan (ta`dib).
Waduh pusing yah bacanya, ya udah gini, nih dalilnya
"Adalah Bani Israil, mereka diurusi urusannya oleh para nabi (tasusuhumul anbiya). Ketika seorang nabi wafat, nabi yang lain datang menggantinya. Tidak ada nabi setelahku, namun akan ada banyak para khalifah" (HR. Bukhari dan Muslim)

Tambah pusing yah...
Intinya gini pengertian Politik ( as Siyasi ), adalah tasusu ( mengurusi ), kata tasusu itu bisa kita logika Ibu memberi susu pada anaknya, atau Ibu menyusui anaknya, jadi Ibu mengurus anaknya gitu, jadi politik itu adalah ri’ayah su’unil ummah ( mengurusi kepentingan umat ).

politik adalah mengurusi kepentingan umat

ISLAM MEWAJIBKAN POLITIK
"Siapa saja yang bangun pagi dengan gapaiannya bukan Allah maka ia bukanlah (hamba) Allah, dan siapa saja yang bangun pagi namum tidak memperhatikan urusan kaum muslimin maka ia bukan dari golongan mereka." (HR. Al Hakim)

Nah kan jelas banget Hadisnya di atas, jadi kaum muslim yang anti politik ya mungkin bukan golongan kaum muslim atau akan dianggap keluar dari kaum muslim ( kafir )...nah lho.



POLITIK ISLAM = POLITIK YANG MULIA DAN ISTIMEWA
Kita sudah tahu bagaimana kebobrokan politik dengan sistem sekuler Demokrasi yang meniadakan pengaturan agama dalam prakteknya, kita bisa lihat, busung lapar, pemimpin yang mengkhianati rakyatnya ( tidak amanah ), Sumber Daya Alam diobral ke Penjajah barat, keborokan mental, korupsi, kesengsaraan rakyat.

Politik Islam Adalah Solusi untuk semua kekacauan Negara

Harusnya kita kapok !!!
Ya kalau kita pakai otak buat mikir, harusnya kita kapok dan segera meninggalkan politik busuk yang bersistem pada Demokrasi yang sekuler dan beralih ke politik Islam yang bersumber pada Syariat Islam yang asli herbal ( alami bukan sintetis ), dan berasal dari Allah SWT.

Kita bisa lihat bagaimana kebangkitan Islam di masa lalu, yang mampu memimpin dunia, memakmurkan rakyat, memberikan keadilan yang luas dan merahmati serta menyebarkan dakwah Islam ke seluruh dunia.

Dikirim pada 03 Desember 2011 di Uncategories
Awal « 1 2 » Akhir
Profile

Aq... Aku adalah aku... Krn aq td dpt diganti oleh selain aku. Meskipun ada yg menyamai seperti aku. Tp...tdk ada yg bisa menjadi seperti aku. Kecuali oleh yang menciptakan ku. Aku adlh aku. Meskipun diriku berubah karena waktu. Namun akhirnya... Aku akan kembali pd asal mula ku Oleh Sang Penguasa Waktu. Aku adlh aku Tidak akan ada yang bisa merubahnya selain aku Atas izin TUHAN ku Segala prilaku Segala tingkah polah Segala keunikan Segala kekurangan Yg ada pada diriku Itulah... "aku Yg diciptakan oleh TUHAN ku Karena Tuhan ku "Asma terbagus...Tulisan Terindah...Ungkapan Yg Paling Jujur...dan Kata Yang Paling Berharga Dlm Hidup Ku More About me

Page
Categories
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 125.542 kali


connect with ABATASA